files/1-sslogo.jpg
Logo
Para Kepsek Pertanyakan Proses PSB yang Sarat Pelanggaran

CIREBON: Perwakilan para kepala sekolah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota Cirebon, mendatangi Wakil Walikota Sunaryo.

Ketua K3S, Kota Cirebon, Abu Malik, mengatakan kedatangannya ke wakil walikota untuk mempertanyakan proses Penerimaan Siswa Baru (PSB) di Kota Cirebon, yang menurut mereka tahun ini dinilai gagal. 

Menurut Abu, kegagalan PSB dapat dilihat dari adanya beberapa sekolah yang melanggar ketentuan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan PSB yang sudah ditentukan.

"Ada sekolah negeri yang melebihi ketentuan rombongan belajar dari seharurnya menerima 7 kelas menjadi 10 kelas, siswa titipan, sekolah tidak siap sehingga ruang laboratorium dijadikan ruang belajar," ujarnya.

Akibat kondisi tersebut menurut Abu, dapat mempengaruhi peningkatan mutu belajar dan menyalahi norma-norma dan kairdah-kaidah dalam pembelajaran.

"Kami meminta Pemerintah Kota Cirebon menyikapi dan mencari solusi permasalahan ini yang dalam kurun waktu 5 tahun, kejadian seperti ini selalu terulang dalam setiap PSB," imbuh Abu. (BC-77)   

Rinda pada 16 Jul 2008 08:37 :
Aturan tinggal aturan. Uang dan kekuasaan sangat bisa menekan kepala sekolah yang posisi dan nasibnya ada di tangan kepala dinas. Kepala dinas juga posisi dan nasibnya ada di tangan birokrat dan penguasa.

Lingkaran setan yang berpihak pada kenyamanan jabatan dan mulusnya kepentingan.
Irma pada 16 Jul 2008 09:32 :
Ini kelompok kepala sekolah swasta ya?

Jumlah daya tampung sekolah negeri dinaikkin kan agar banyak yang bisa masuk negeri. Tapi kalau lab dijadikan kelas sih ya sekolah negeri yang kacau
Didin pada 16 Jul 2008 09:40 :
Tenang saja, nanti kan sumbangan sisw baru dibuat kelas baru.

Agar sumbangannya besar-besar, jadi disampaikan masalahnya bahwa kita kekurangan kelas. Masa belajarnya di lab?

Jadi bapak/ibu harus nyumbang yang besar, agar anaknya bisa belajar di kelas yang baik dan nyaman.
Nama :
Email :
Website :
Komentar :
Kode Verifikasi
Masukkan kode Verifikasi :
files/gus_oldies.jpg
files/b2wa5.png
files/rupena6.png
files/citca7.png
files/ranaa8.png