25 Jul 2008 07:49 - Teguh Raharjo
Pengadaan Beras Bulog Masih Tersendat Meski Memasuki Panen
CIREBON : Petani di sebagian wilayah Cirebon dan Majalengka sudah mulai panen namun pengadaan gabah Bulog Cirebon masih tersendat.
Kepala Bulog Subdivre Cirebon Slamet Subagyo mengatakan mitra kerja Bulog di Cirebon masih sulit mendapatkan gabah karena petani masih menahan diri menjual gabahnya. Kalaupun ada, harganya mahal dan diatas harga pembelian pemerintah (HPP)
"Mitra Bulog mengaku kalau menjual beras seharga Rp4.300 per kg mengalami kerugian sebesar Rp156. Nilainya akan semakin besar karena kontrak kerja dengan Bulog mencapai ratusan hingga ribuan ton," katanya.
Untuk itu Bulog Subdivre Cirebon menyatakan siap membeli beras diatas harga HPP dari mitra Bulog dengan syarat satu banding dua, yaitu satu bagian beras dibeli sesuai HPP sementara dua bagian non HPP. Dari 147 mitra Bulog Cirebon hanya sebanyak 26 mitra Bulog sanggup melaksanakan kesepakatan.
"Mitra dan Bulog Cirebon sepakat setiap pembelian satu ton beras HPP maka Bulog akan membeli dua ton beras non HPP atau kelipatannya. Yang jelas dengan perbandingan satu banding dua," katanya.
Realisasi pengadaan beras Bulog Cirebon telah mencapai sekitar 35.000 ton atau sekitar 65% dari target hingga akhir tahun sebanyak 65.000 ton. Sementara pengadaan beras non HPP telah mencapai sekitar 20.000 ton. (BC-24)
Kepala Bulog Subdivre Cirebon Slamet Subagyo mengatakan mitra kerja Bulog di Cirebon masih sulit mendapatkan gabah karena petani masih menahan diri menjual gabahnya. Kalaupun ada, harganya mahal dan diatas harga pembelian pemerintah (HPP)
"Mitra Bulog mengaku kalau menjual beras seharga Rp4.300 per kg mengalami kerugian sebesar Rp156. Nilainya akan semakin besar karena kontrak kerja dengan Bulog mencapai ratusan hingga ribuan ton," katanya.
Untuk itu Bulog Subdivre Cirebon menyatakan siap membeli beras diatas harga HPP dari mitra Bulog dengan syarat satu banding dua, yaitu satu bagian beras dibeli sesuai HPP sementara dua bagian non HPP. Dari 147 mitra Bulog Cirebon hanya sebanyak 26 mitra Bulog sanggup melaksanakan kesepakatan.
"Mitra dan Bulog Cirebon sepakat setiap pembelian satu ton beras HPP maka Bulog akan membeli dua ton beras non HPP atau kelipatannya. Yang jelas dengan perbandingan satu banding dua," katanya.
Realisasi pengadaan beras Bulog Cirebon telah mencapai sekitar 35.000 ton atau sekitar 65% dari target hingga akhir tahun sebanyak 65.000 ton. Sementara pengadaan beras non HPP telah mencapai sekitar 20.000 ton. (BC-24)
Komentar
Belum ada Komentar


