files/1-sslogo.jpg
Logo
Walikota: Laporkan Jika Ada Sekolah Jual Buku
CIREBON: Pemerintah Kota Cirebon akan melakukan tindakan kepada kepala sekolah yang diketahui melakukan penjualan buku kepada siswa.

Walikota Cirebon, Subardi, menyatakan melalui Dinas Pendidikan pihaknya akan melakukan pengecekan kepada setiap sekolah untuk mengetahui pasti ada tidaknya sekolah yang melakukan penjualan buku.

"Khususnya  SD dan SMP akan di cek melalui Disdik apakah masih ada sekolah yang menjual buku," ujarnya.

Namun menurut walikota, untuk tingkat SMA pihaknya tidak bisa melarang jika ada sekolah yang menjual buku kepada siswanya, karena pada tingkatan itu  Pemerintah Kota Cirebon hingga saat ini belum bisa membantu dalam penyediaan buku.

"SMA agak sulit, karena banyak orang tua yang ingin buku yang memadai untuk anaknya, jadi mereka membeli buku di sekolah," imbuh walikota.

Yang pasti menurut walikota, dirinya mengharapkan tidak ada praktek jual beli buku yang dapat membebani masyarakat, yang pada akhirnya banyak anak yang putus sekolah.

"Jual beli buku menjadi "warning" jangan bebankan masyarakat, karena saya berkeinginan pendidikan masyarakat Kota Cirebon serendahnya lulusan SMA," tegas walikota.

Sebelumnya Wakil Gubernur Jawa Barat, Yusuf M Effendi, meminta seluruh bupati/ walikota serta Dinas Pendidikan menindak tegas sekolah yang melakukan penjualan buku terhadap murid-muridnya. (BC-68) 
lanange cherbon pada 1 Aug 2008 08:54 :
betul pak,banyak tuh sekolah2 yg menjual buku,kl tidak beli malah dikucilkan,skg kok aneh yah guru menilai tugas murid ngasih nilai dibuku pelajaran jd gak bisa dipake adiknya kelak ckckck guru yg aneh
Rina pada 1 Aug 2008 13:02 :
Coba perhatikan buku pelajaran pada kelas yang sama dan jenjang yang sama. Misalnya kelas 1 SMP yang dibeli tahun lalu dan yang dibeli tahun ini dari penerbit yang sama.

Ternyata beda lho..
Makanya guru selalu meminta siswanya membeli buku baru.

Tanya kenapa?
superman pada 1 Aug 2008 19:17 :
hhhhhhhh........ rasain..... guwa pengen laporin ahhhh. sebab ga hanya gurunya..... orang-orang dinas juga ikutan nyambi..... lumayan katanya .....!!!! Siswa ma disuruh ama guru nurut aja. Orang "disuruh jeh" kata anak saya. Kalau ga, ga boleh ikut pelajaran. "Kata anak saya" menirukan ancaman guruntya.

Pa Bardi gu usah tunggu laporan..... datang saja ke sekolah tanyakan siapa guru yang jual buku. Skor saja 1 tahun. Biar kapok......!!!!!! Hidup Pa Bardi. Kalu ga berani...Banci !!!!!!
Nama :
Email :
Website :
Komentar :
Kode Verifikasi
Masukkan kode Verifikasi :
files/gus_oldies.jpg
files/b2wa5.png
files/rupena6.png
files/citca7.png
files/ranaa8.png