5 Sep 2008 19:49 - Opic
Momon : Saya Akan panggil Tiga Kepala Dinas Terduga Korupsi
SUMBER : Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Nuriyaman Novianto, akan memanggil tiga kepala dinas yang rencananya akan diperiksa oleh Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Cirebon.
Menurut Momon, panggilan akrab Novianto, dirinya memanggil tiga kepala dinas dari Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian dan Dinas Perhubungan untuk mendengarkan langsung klarifikasi permasalahan yang ada di tubuh dinas tersebut hingga menyebabkan Kajari berencana memeriksa ketiganya.
"Saya belum tahu duduk permasalahan yang terjadi di tiga dinas tersebut, makanya saya akan panggil ketiganya," ujar Momon.
Namun Momon juga mendukung upaya Kajari menuntaskan kasus dugaan korupsi tersebut jika memang benar terjadi. Namun momon berinisiatif mengetahui lebih dulu permasalahan yang ada di dinas tersebut.
"Sampai saat ini saya belum mendapat informasi resmi dari kejaksaan maupun dinas terkait. Oleh karena itu saya ingin mengklarifikasi langsung kepada masing-masing kepala dinas," pungkas Momon. (BC-211)
Menurut Momon, panggilan akrab Novianto, dirinya memanggil tiga kepala dinas dari Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian dan Dinas Perhubungan untuk mendengarkan langsung klarifikasi permasalahan yang ada di tubuh dinas tersebut hingga menyebabkan Kajari berencana memeriksa ketiganya.
"Saya belum tahu duduk permasalahan yang terjadi di tiga dinas tersebut, makanya saya akan panggil ketiganya," ujar Momon.
Namun Momon juga mendukung upaya Kajari menuntaskan kasus dugaan korupsi tersebut jika memang benar terjadi. Namun momon berinisiatif mengetahui lebih dulu permasalahan yang ada di dinas tersebut.
"Sampai saat ini saya belum mendapat informasi resmi dari kejaksaan maupun dinas terkait. Oleh karena itu saya ingin mengklarifikasi langsung kepada masing-masing kepala dinas," pungkas Momon. (BC-211)
Komentar
andri
pada 6 Sep 2008 14:48 :
kalo masalah korupsi di kab. cirebon bukan hanya di 3 dinas itu saja. kalo mau diselidiki hampir semua SKPD kena tuh. wong untuk dana sosialisasi(kampanye terselubung) bupati saja minta ke SKPD kok, emang itu ada dalam DPA? coba tanya pak momon dana untuk pengadaan kaos, baliho, bilboar yang ada gambar bupati dedi dari mana anggaranya? belum dana untuk acara kampanye terselubungnya.









