5 Oct 2008 15:22 - Opic
Mudik 2008
Tak Kebagian Tempat Duduk Penumpang KA Tegal Arum Naik Loko
CIREBON : Memasuki H+4 Lebaran Idul Fitri 1429 H, ratusan penumpang kereta api kelas ekonomi Tegal Arum jurusan Tegal-Jakarta terpaksa menempati lokomotif dan atap gerbong kereta karena tidak kebagian tempat duduk.
Menanggapi membludaknya penumpang KA akibat arus balik mudik yang sampai memenuhi atap dan lokomotif kereta, Kepala Stasiun Parujakan, Rudi Efendi mengatakan, melalui pengeras suara pihaknya sudah menyarankan untuk turun demi keselamatan mereka.
"Namun ini merupakan hal yang dilematis, berdasarkan UU No 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian, bagi penumpang yang naik lokomotif harusnya dikenakan sanksi kurungan selama satu tahun atau denda uang puluhan juta. Tetapi mereka punya tiket dan kami juga tidak tega memaksa mereka untuk turun," katanya.
Berdasarkan catatan pihak Stasiun Parujakan, Cirebon, sekitar seribu penumpang dari Tegal, Brebes, Tanjung, Losari dan Cirebon tidak terangkut dan memilih menukarkan kembali tiketnya.
"Dari Cirebon terdapat 122 penumpang yang memilih mengembalikan tiket dari 200 lebih penumpang, dan kami menyarankan untuk naik Tegal Arum lagi besok atau KA Cirebon Expres yang berangkat sore," ujar Rudi.
KA Tegal Arum banyak diminati, menurut Rudi karena harga tiket yang sangat murah yaitu Rp14.000 sehingga para penumpang rela berdesak-desakan bahkan sampai naik di atap gerbong dan lokomotif meskipun membahayakan keselamatan mereka . (BC-211)
Menanggapi membludaknya penumpang KA akibat arus balik mudik yang sampai memenuhi atap dan lokomotif kereta, Kepala Stasiun Parujakan, Rudi Efendi mengatakan, melalui pengeras suara pihaknya sudah menyarankan untuk turun demi keselamatan mereka.
"Namun ini merupakan hal yang dilematis, berdasarkan UU No 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian, bagi penumpang yang naik lokomotif harusnya dikenakan sanksi kurungan selama satu tahun atau denda uang puluhan juta. Tetapi mereka punya tiket dan kami juga tidak tega memaksa mereka untuk turun," katanya.
Berdasarkan catatan pihak Stasiun Parujakan, Cirebon, sekitar seribu penumpang dari Tegal, Brebes, Tanjung, Losari dan Cirebon tidak terangkut dan memilih menukarkan kembali tiketnya.
"Dari Cirebon terdapat 122 penumpang yang memilih mengembalikan tiket dari 200 lebih penumpang, dan kami menyarankan untuk naik Tegal Arum lagi besok atau KA Cirebon Expres yang berangkat sore," ujar Rudi.
KA Tegal Arum banyak diminati, menurut Rudi karena harga tiket yang sangat murah yaitu Rp14.000 sehingga para penumpang rela berdesak-desakan bahkan sampai naik di atap gerbong dan lokomotif meskipun membahayakan keselamatan mereka . (BC-211)
Komentar
Belum ada Komentar







