2 Dec 2008 15:18 - Teguh Raharjo
Cirebon Alami Deflasi - 0,20%
CIREBON : Dampak terjadinya krisis global tidak berpengaruh signifikan terhadap inflasi pada bulan Nopember 2008. Secara umum menunjukkan adanya penurunan indeks pada 4 kelompok barang dan jasa.
Menurut laporan BPS Kota Cirebon bahkan terjadi deflasi di Kota Cirebon sebesar 0,20% atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 117,49 pada bulan Oktober 2008 menjadi 117,25 pada bulan Nopember 2008.
Pada Bulan Nopember 2008, 3 kota di Jawa Barat mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Bekasi 1,02% dan inflasi terendah terjadi di Depok 0,17%.
Empat kota mengalami deflasi, deflasi tertinggi di Tasikmalaya -0,31% dan terendah di Sukabumi -0,17%.
Sedangkan 42 komoditi memberikan andil deflasi seperti 10 komoditi pada grafik 1 serta Susu Kental Manis memberikan andil -0,0081%, Daging Sapi -0,0080%, Gula Pasir -0,0074%, Tempe -0,0070%, Cabe Rawit -0,0070 %, Kentang -0,0056%. (BC-11)
Menurut laporan BPS Kota Cirebon bahkan terjadi deflasi di Kota Cirebon sebesar 0,20% atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 117,49 pada bulan Oktober 2008 menjadi 117,25 pada bulan Nopember 2008.
Pada Bulan Nopember 2008, 3 kota di Jawa Barat mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Bekasi 1,02% dan inflasi terendah terjadi di Depok 0,17%.
Empat kota mengalami deflasi, deflasi tertinggi di Tasikmalaya -0,31% dan terendah di Sukabumi -0,17%.
Sedangkan 42 komoditi memberikan andil deflasi seperti 10 komoditi pada grafik 1 serta Susu Kental Manis memberikan andil -0,0081%, Daging Sapi -0,0080%, Gula Pasir -0,0074%, Tempe -0,0070%, Cabe Rawit -0,0070 %, Kentang -0,0056%. (BC-11)
Komentar
Belum ada Komentar






