files/1-backup_of_iklan_tanahkavling_2_convert_2.jpg
files/citca7.png
Logo
Meski BBM Turun, Tarif Angkot tidak Turun
CIREBON: Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon terlebih dulu akan melakukan pemantauan di masyarakat sebelum memutuskan naik atau tetap tarif angkutan di Kota Cirebon, menyusul turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premiun per 1 Desember dari sebelumnya Rp.6.000 menjadi Rp.5.500 per liter.

“Kita pantau situasi penurunan BBM bagaimana responnya, kemudian secara bersama-sama, saya, staf dan masyarakat untuk membicarakan sebelum memutuskan penurunan tarif angkot,“ ujar Walikota Cirebon Subardi, dalam sebuah acara tebar ikan di CUDP, Senin (1/12).

Menurut walikota, dirinya tidak bisa memutuskan melalui SK Walikota untuk langsung menurunkan tarif angkot, jika nantinya akan berdampak buruk terhadap situasi kota dengan timbulnya gejolak sosial dimasyarakat, khususnya dari para supir.

“Saya harus tahu dari supir dan masyarakat langsung, jika penurunan itu tidak berdampak positif terhadap para supir, ya kemungkinan tarif angkutan tidak akan berubah,“ katanya.

Walikota mengharapkan, penurunan BBM ini dapat menguntungkan semua pihak, baik para supir maupun masyarakat pengguna angkot. (BC-55)

sukarto pada 1 Dec 2008 21:49 :
Turunnya premium cuma 500 perak sih gak ngaruh
Nama :
Email :
Website :
Komentar :
Kode Verifikasi
Masukkan kode Verifikasi :
files/gus_oldies.jpg
files/b2wa5.png
files/rupena6.png
files/ranaa8.png