files/prodev1.jpg
Logo
Iklan Makanan dan Minuman Pengaruhi Gaya Hidup Remaja
KUNINGAN : Tidak bisa dimungkiri, pengaruh iklan produk makanan di media masa, khususnya televisi, telah merubah gaya hidup masyarakat terutama kalangan remaja. Ketergantungan terhadap makanan olahan instant baik produk dalam negeri maupun import cukup tinggi.

"Remaja kini  sudah tidak begitu akrab dengan makanan produk lokal, apalagi makanan dalam wujud asli yang banyak terdapat di sekitar tempat tinggalnya," kata  Dedi Kusnadi, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi, Badan Komunikasi Kerasipan dan Perpustakaan (BKKP) Kabupaten Kuningan, Jumat (30/1).

Padahal, lanjutnya, makanan dan minuman tradisional seperti singkong, talas, sagu, ubi jalar,  ubi ganyong dan minuman nira telah menjadi bagian dari konsumsi masyarakat yang terbukti mengandung zat-zat makanan yang cukup tinggi.

Menurut dia, dampak dari perubahan gaya hidup masyarakat terhadap pola makan dan minum telah menjadikan mahalnya biaya hidup keluarga. Lebih dari itu  semakin  memarginalkan pasar tradisional dan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.  

"Seiring dengan semakin beratnya beban  ekonomi masyarakat, perlu  pemahaman untuk menanamkan kesukaan terhadap makanan produk lokal atau tradisional sebagai konsumsi sehari-hari," paparnya. (BC-99).
kris pada 4 Mar 2009 10:42 :
seneng bisa dengar soal Kuningan, soalnya aku ada temen yang sangat aku sayangi disana. trims....
Nama :
Email :
Website :
Komentar :
Kode Verifikasi
Masukkan kode Verifikasi :
files/rupen-230x60.jpg
files/bj-230x60.jpg
files/bb-230x60.jpg
files/bm-230x60.jpg