3 Mar 2009 15:48 - Raharjo
Warga Berebut Air Bekas Penyucian Benda Pusaka
CIREBON : Puluhan orang tua dan muda sejak pagi-pagi buta sudah ramai berkumpul di Keraton Kasepuhan untuk mendapatkan sisa air pencuci benda-benda pusaka. Mereka berharap berkah dari sisa air "suci" tersebut.
Selasa (3/3) dilakukan prosesi siraman terhadap benda pusaka keraton. Upacar tersebut merupakan salah satu rangkaian ritual Muludan di cirebon.
Darpuni, seorang nenek yang hadir dalam acara tersebut mengatakan tidak pernah melewatkan ritual tersebut.
"Sejak masih gadis saya selalu datang. Tujuannya meminta berkah ," katanya diantara warga lain.
Upacara siraman sendiri berlangsung di Pungkuran Keputren dan tidak semua masyarakat bisa melihat langsung karena ramainya pengunjung. Usai siraman, baru pintu keputren dibuka dan warga ramai-ramai masuk berebut sisa air siraman tersebut. (BC-11)
Selasa (3/3) dilakukan prosesi siraman terhadap benda pusaka keraton. Upacar tersebut merupakan salah satu rangkaian ritual Muludan di cirebon.
Darpuni, seorang nenek yang hadir dalam acara tersebut mengatakan tidak pernah melewatkan ritual tersebut.
"Sejak masih gadis saya selalu datang. Tujuannya meminta berkah ," katanya diantara warga lain.
Upacara siraman sendiri berlangsung di Pungkuran Keputren dan tidak semua masyarakat bisa melihat langsung karena ramainya pengunjung. Usai siraman, baru pintu keputren dibuka dan warga ramai-ramai masuk berebut sisa air siraman tersebut. (BC-11)
Komentar
Putri Sarinande
pada 12 Mar 2009 14:26 :
jika sudah begini, apa bedanya dengan Ponari & Batu Bertuah?
melestarikan budaya tidak harus berarti pembodohan.
melestarikan budaya tidak harus berarti pembodohan.

Jafar
pada 3 Apr 2009 04:32 :
Ini memang tradisi leluhur kita,sbagai orang yg lahir kemudian maka kita tdk bisa menolak keberadaan acara ini,tp jg kewajiban kita untuk menyampaikan hal yg benar,karna memang tlh benar2 nyata bahwa benda2 bertuah ternyata tlah mendekatkan kita pada kemusyrikan.
Lalu apakah ini harus tetap dibiarkan??
Lalu apakah ini harus tetap dibiarkan??








