17 Apr 2009 16:37 - Opic
Kabupaten Cirebon Punya Empat Sekolah Bertaraf Internasional
SUMBER : Bagi siswa SMP yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi dan menginginkan tenaga pengajar dan metode pendidikan yang berkualitas, tak perlu lagi harus hijrah ke Kota Cirebon atau kota besar lainnya, sekarang di Kabupaten Cirebon sudah mulai dirintis empat sekolah baik SMA maupun SMK yang memiliki standar kualitas pendidikan bertaraf internasional yang tidak kalah dengan SMA atau SMK di luar kota.
Dewi Nurhulaela, Kabid Pendidikan Umum Dikmen Disdik Kabupaten Cirebon mengatakan, Empat sekolah di Kabupaten Cirebon yang sudah memiiki predikat Sekolah Bertaraf internasional (SBI) tersebut adalah SMA Negeri 1 Sumber, SMA Negeri 1 Palimanan, SMK Negeri Kedawung dan SMK Negeri Mundu.
"SBI merupakan program pendidikan yang mengutamakan kualitas pendidikan dimana setiap sekolah memiliki karakteristik keunggulan tersendiri yang tidak dimiliki oleh sekolah lain," kata Dewi saat menyosialisasikan SBI di SMA Negeri 1 Sumber, Jumat (17/4) sore tadi yang dihadiri masing-masing kepala sekolah.
Untuk menjaga kualitas pendidikan di SBI, lanjut Dewi, para calon siswa selain harus memiliki nilai rata-rata raport dari kelas VII sampai IX diatas 7,00 juga harus lulus sejumlah tes lain seperti tes kemampuan akademik, Psikotest, wawancara, Bahasa Inggris hingga test fisik jika mendaftar ke SMK.
"Karena tenaga pengajar dan fasilitas pendidikan sudah dibuat sedemikian rupa berkualitas sehingga para siswanya pun harus berkualitas," lajut Dewi.
Bahkan pihak yang akan menyeleksi para calon siswa tersebut, lanjut Dewi, akan mendatangkan tim independent dari luar. "Seperti psikotest akan mendatangkan tim khusus dari UPI", katanya.
Sementara itu Nono Sukirno Mulya, Kepala Sekolah SMK Mundu yang hadir pada sosialisasi tersebut menyebutkan sejumlah persyaratan khusus yang harus dimiliki calon siswanya terutama pada postur tubuh calon siswanya.
"Karena sekolah kami pada dasarnya berhubungan dengan kelautan, maka para siswanya selain harus
sehat fisik juga harus memiliki postur tubuh yang ideal, untuk putri tinggi badan minimal 150Cm dan putra 155Cm. Sehingga tidak mengganggu saat mereka praktik di sekolah maupun bekerja nantinya," katanya.
Sebagai informasi, penyelenggaraan waktu pendaftaran sudah dimulai sejak 1 April hingga 15 Mei 2009 di kampus masing-masing dan tanpa dipungut biaya, kecuali untuk tes khusus seperti psikotest atau tes kesehatan. Setiap sekolah nantinya akan menampung rata per kelas berjumlah 32 siswa. Seperti SMA Negeri 1 Sumber dan Palimanan akan menampung 256 siswa untuk delapan kelas, SMK Negeri Kedawung 388 siswa untuk sembilan kelas dan SMK Negeri Mundu 416 siswa untuk 13 kelas. (BC-211)
Dewi Nurhulaela, Kabid Pendidikan Umum Dikmen Disdik Kabupaten Cirebon mengatakan, Empat sekolah di Kabupaten Cirebon yang sudah memiiki predikat Sekolah Bertaraf internasional (SBI) tersebut adalah SMA Negeri 1 Sumber, SMA Negeri 1 Palimanan, SMK Negeri Kedawung dan SMK Negeri Mundu.
"SBI merupakan program pendidikan yang mengutamakan kualitas pendidikan dimana setiap sekolah memiliki karakteristik keunggulan tersendiri yang tidak dimiliki oleh sekolah lain," kata Dewi saat menyosialisasikan SBI di SMA Negeri 1 Sumber, Jumat (17/4) sore tadi yang dihadiri masing-masing kepala sekolah.
Untuk menjaga kualitas pendidikan di SBI, lanjut Dewi, para calon siswa selain harus memiliki nilai rata-rata raport dari kelas VII sampai IX diatas 7,00 juga harus lulus sejumlah tes lain seperti tes kemampuan akademik, Psikotest, wawancara, Bahasa Inggris hingga test fisik jika mendaftar ke SMK.
"Karena tenaga pengajar dan fasilitas pendidikan sudah dibuat sedemikian rupa berkualitas sehingga para siswanya pun harus berkualitas," lajut Dewi.
Bahkan pihak yang akan menyeleksi para calon siswa tersebut, lanjut Dewi, akan mendatangkan tim independent dari luar. "Seperti psikotest akan mendatangkan tim khusus dari UPI", katanya.
Sementara itu Nono Sukirno Mulya, Kepala Sekolah SMK Mundu yang hadir pada sosialisasi tersebut menyebutkan sejumlah persyaratan khusus yang harus dimiliki calon siswanya terutama pada postur tubuh calon siswanya.
"Karena sekolah kami pada dasarnya berhubungan dengan kelautan, maka para siswanya selain harus
sehat fisik juga harus memiliki postur tubuh yang ideal, untuk putri tinggi badan minimal 150Cm dan putra 155Cm. Sehingga tidak mengganggu saat mereka praktik di sekolah maupun bekerja nantinya," katanya.
Sebagai informasi, penyelenggaraan waktu pendaftaran sudah dimulai sejak 1 April hingga 15 Mei 2009 di kampus masing-masing dan tanpa dipungut biaya, kecuali untuk tes khusus seperti psikotest atau tes kesehatan. Setiap sekolah nantinya akan menampung rata per kelas berjumlah 32 siswa. Seperti SMA Negeri 1 Sumber dan Palimanan akan menampung 256 siswa untuk delapan kelas, SMK Negeri Kedawung 388 siswa untuk sembilan kelas dan SMK Negeri Mundu 416 siswa untuk 13 kelas. (BC-211)
Komentar
yudhistira
pada 28 Apr 2009 16:28 :
Baguslah pengembangan mutu pendidikan d kota cirebon sudah d ada kemajuan,saya pendidikan d cirebon pada zaman saya sangat memprihatinkan...bukan saja mutu siswa yang harus di kembangkan tapi juga mutu pendidiknya.....thank's be4

almanaf ar
pada 11 May 2009 11:54 :
mudah-mudahan dengan ada sekolah yang bertaraf internasional bisa menciptakan sdm yang ahndal untuk membangun kabupaten cirebon,
pada zaman saya sekolah masih banyak kekurangan yang perlu di benahi dari segi sdm pengajarnya biar tidak ketinggalan dari kota-kota lainya
pada zaman saya sekolah masih banyak kekurangan yang perlu di benahi dari segi sdm pengajarnya biar tidak ketinggalan dari kota-kota lainya

Ahmad Faiz Al-Hakam
pada 12 May 2009 18:14 :
SBI di cirebon, sangat mengagumkan, tapi biasanya kalau SBI kan mahal, trus gimana yang masuk orang mana aja, takut2nya malah yang menikmati kalangan berduit, aja. kalau boleh ngusul sih, itu sekolah-sekolah pesantren bisa ga melenggang ke SBI karena kan bisa bagus kalau ada pesantren yang bisa SBI, dunia akhirat gitu jadinya, enggak tok dengan kitab kuning saja.

OCIEY
pada 8 Aug 2009 10:18 :
keyen banget kalo dicerbon uda ada sekolah bertaraf internasional. karena itu adalah salah satu usaha pemerintah daerah yang mesti direalisasikan an terus ditingkatkan karena sekolah internasional merupakan investasi yang pada masa depan bisa kita nikmati buahnya, emang tanduran mangga!he,he,he,.....

omen
pada 22 Sep 2009 16:56 :
sUkuR dEh......klo gitu mah,,,,semoga cirebon tambah sukses z...dalam dunia pendidikan.amin


surmana
pada 21 Nov 2009 12:17 :
SBI ATAUPUN YANG SEJENISNYA ADALAH PROGRAM PEMERINTAH(DIKNAS) DALAM RANGKA MEWUJUDKAN TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL, TETAPI KOMITMEN YANG KUAT DARI SEMUA YANG TERKAIT ADALAH SESUATU YANG SANGAT MAHAL, ADALAM ARTIAN JANGAN SAMPAI PROGRAM ITU TIDAK BERLANJUT KALAU STIMULUS DARI PEMERINTAH TIDAK ADA.SELAMAT BERJUANG DALAM MEWUJUDKAN ANAK BANGSA YANG BERKUALITAS DAN BERSAING DIERA GLOBALISASI

Dudih Risnawandi
pada 10 Dec 2009 08:10 :
Sebagai alumni angkatan awal SMAN 1 SUMBER, saya merasa bangga dan bersyukur semoga terus jaya, BRAVO.

yuni sugiarti
pada 15 Apr 2010 09:26 :
smga d crb tmbh bnyk scul yg RSBInya. n skses sllu bwt smua RSBI sekta crb. amien

yuni sugiarti
pada 15 Apr 2010 09:26 :
smga d crb tmbh bnyk scul yg RSBInya. n skses sllu bwt smua RSBI sekta crb. amien








