25 May 2009 18:29 - Opic
Pendirian PTN Cakrabuana Pertimbangkan Bernaung ke Depag
SUMBER : Rapat anggota tim pembentukan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Cakrabuana, Senin (25/5) siang tadi di ruang rapat kantor Bapeda Kabupaten Cirebon menyinggung masalah payung hukum yang nantinya akan menjadi pegangan PTN Cakrabuana.
Setelah mendapat masukan dari beberapa anggota tim yang sebagian besar merupakan para petinggi perguruan tinggi baik negeri dan swasta yang ada di Cirebon ini akhirnya mendapat titik terang mengenai rencana perijinan yang akan di tempuh yaitu dibawah naungan Depag.
"Yang penting bisa memenuhi target bupati yang menginginkan PTN Cakrabuana bisa berjalan tahun ini, kita bisa menjadikan Depag sebagai payung hukumnya. Karena kalau dibawah naungan Depag, statusnya jelas dan proses bisa cepat, tapi tetap kedepannya acuan payung hukum kita dari DIKTI," kata Sunaryo yang juga merupakan Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Bahkan dalam rapat tersebut membahas kemungkinan bentuk PTN Cakrabuana tidak seperti yang direncanakan oleh Bupati yaitu Universitas melainkan menjadi Institut Agama Islam Negeri Cakrabuana. "Karena sekarang Depag tidak mengijinkan pendirian lagi PTN islam sebagai universitas, karena terdapat program studi umum dan minat masyarakat lebih memilih kesana, maka jika Cakrabuana jadi bernaung ke Depag maka namanya akan menjadi IAIN Cakrabuana," kata Abdullah Ali dari STAIN Cirebon.
Namun hingga rapat berakhir sejumlah permasalahan yang terungkap tadi tidak membuahkan solusi yang berarti. Baik mengenai perijinan, pendanaan, pengelolaan bahkan bentuk PTN Cakrabuana masih menjadi rencana agenda pembahasan pada rapat-rapat mendatang. (BC-211)
Setelah mendapat masukan dari beberapa anggota tim yang sebagian besar merupakan para petinggi perguruan tinggi baik negeri dan swasta yang ada di Cirebon ini akhirnya mendapat titik terang mengenai rencana perijinan yang akan di tempuh yaitu dibawah naungan Depag.
"Yang penting bisa memenuhi target bupati yang menginginkan PTN Cakrabuana bisa berjalan tahun ini, kita bisa menjadikan Depag sebagai payung hukumnya. Karena kalau dibawah naungan Depag, statusnya jelas dan proses bisa cepat, tapi tetap kedepannya acuan payung hukum kita dari DIKTI," kata Sunaryo yang juga merupakan Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Bahkan dalam rapat tersebut membahas kemungkinan bentuk PTN Cakrabuana tidak seperti yang direncanakan oleh Bupati yaitu Universitas melainkan menjadi Institut Agama Islam Negeri Cakrabuana. "Karena sekarang Depag tidak mengijinkan pendirian lagi PTN islam sebagai universitas, karena terdapat program studi umum dan minat masyarakat lebih memilih kesana, maka jika Cakrabuana jadi bernaung ke Depag maka namanya akan menjadi IAIN Cakrabuana," kata Abdullah Ali dari STAIN Cirebon.
Namun hingga rapat berakhir sejumlah permasalahan yang terungkap tadi tidak membuahkan solusi yang berarti. Baik mengenai perijinan, pendanaan, pengelolaan bahkan bentuk PTN Cakrabuana masih menjadi rencana agenda pembahasan pada rapat-rapat mendatang. (BC-211)
Komentar
richie
pada 25 May 2009 22:31 :
dari dulu hruznyaa di cirebon sudah ada universitas negeri...
tapi ga apa apa skg jg..yg pnting ada univ negeri di cerbon..
kalo bisa jgn IAIN Cakrabuana, tp tetep Universits Cakrabuana..
kn di cerbon udah ada STAIN yg jg merencanakan jadi universitas islam negeri..
dalam hal ini perhatian dari pemprov jabar tidak ada..
boro2 membantu supaya cepat berdiri, ungkapan dukungan jg belum..
semua second city di jawa(solo,pwkerto,malang,jember,bogor)
punya univ negeri...cirebon juga kan salah satu second city di jabar yg sma ky bogor..tp mana..?
ga ada..?
kritik juga untuk pemkot cirebon..
harusnya bisa meniru unsil tasikmalaya, yg ingin menjadikan unsil jd PTN..
di sini kn ada unswagati..napa ga..?
saat ini cirebon jauh ketinggalan sama malang, solo, bogor,
bhkan purwkto n jember hampir menyaingi cirebon..
harusnya pemerintah bisa menarik investor bukan menunggu investor...?
pemkot ga inovatif...
bangkit cirebon..
tapi ga apa apa skg jg..yg pnting ada univ negeri di cerbon..
kalo bisa jgn IAIN Cakrabuana, tp tetep Universits Cakrabuana..
kn di cerbon udah ada STAIN yg jg merencanakan jadi universitas islam negeri..
dalam hal ini perhatian dari pemprov jabar tidak ada..
boro2 membantu supaya cepat berdiri, ungkapan dukungan jg belum..
semua second city di jawa(solo,pwkerto,malang,jember,bogor)
punya univ negeri...cirebon juga kan salah satu second city di jabar yg sma ky bogor..tp mana..?
ga ada..?
kritik juga untuk pemkot cirebon..
harusnya bisa meniru unsil tasikmalaya, yg ingin menjadikan unsil jd PTN..
di sini kn ada unswagati..napa ga..?
saat ini cirebon jauh ketinggalan sama malang, solo, bogor,
bhkan purwkto n jember hampir menyaingi cirebon..
harusnya pemerintah bisa menarik investor bukan menunggu investor...?
pemkot ga inovatif...
bangkit cirebon..

agus
pada 26 May 2009 15:01 :
jika berada di bawah naungan depag dan akan menjadi IAIN, maka bagaimana dengan keberadaan STAIN Cirebon?
saya sangat menyayangkan keputusan yang memutuskan PTN ini berada dibawah naungan depag, apalagi alasannya karenan ingin memenuhi target bupati dan agar cepat. seharusnya bukan cepat tidaknnya yang menjadi pertimbangan, namun bagaimana kualitas dan masa depan PTN ini ke depan.
kita dan para peserta rapat sendiri tau bahwa minat masyarakat Cirebon banyak yang ke arah keilmuan umum, maka sudah seharusnya dan sebaiknya PTN ini adalah PTN untuk ilmu-ilmu umum (sains, sosial, humanoria, dll, seperti halnya Universitas swasta UNSWAGATI). Selain untuk memenuhi keinginan masyarakat tersebut, jika PTN Cakrabuana adalah PTN untuk ilmu-ilmu umum maka tidak menutup kemungkinan suatu saat akan bisa bersaing dengan PTN lainnya seperti UNSOED, UNDIP, dll sehingga akan banyak peminat di PTN ini dan Cirebon sendiri akan mendapatkan pemasukan juga dari kemajuan ini. Purwokerto yang tidak sebesar Cirebon saja bisa menjadi salah satu sentra pendidikan Nasional di Indonesia ini, Cirebon pasti lebih bisa, dan peluangnya adalah dengan pembentukan PTN ini.
Soal minat keilmuan agama, saya kira sudah bisa diakomodir oleh STAIN, tinggal peningkatan kualitasnya saja, tidak perlu membentuk sekolah tinggi agama yang baru...
Saya harap keputusan ini bisa dirubah. saya sendiri sudah sangat berharap agar PTN Cakrabuana adalah PTN untuk ilmu-ilmu umum dibawah naungan DIKTI yang akan menjadi alternatif berharga bagi warga Cirebon dalam hal pemilihan pendidikan tinggi sehingga Cirebon tidak perlu lagi kehilangan orang-orang pintarnya karena kuliah di tempat orang lain..sangat menyedihkan..
salam,
saya sangat menyayangkan keputusan yang memutuskan PTN ini berada dibawah naungan depag, apalagi alasannya karenan ingin memenuhi target bupati dan agar cepat. seharusnya bukan cepat tidaknnya yang menjadi pertimbangan, namun bagaimana kualitas dan masa depan PTN ini ke depan.
kita dan para peserta rapat sendiri tau bahwa minat masyarakat Cirebon banyak yang ke arah keilmuan umum, maka sudah seharusnya dan sebaiknya PTN ini adalah PTN untuk ilmu-ilmu umum (sains, sosial, humanoria, dll, seperti halnya Universitas swasta UNSWAGATI). Selain untuk memenuhi keinginan masyarakat tersebut, jika PTN Cakrabuana adalah PTN untuk ilmu-ilmu umum maka tidak menutup kemungkinan suatu saat akan bisa bersaing dengan PTN lainnya seperti UNSOED, UNDIP, dll sehingga akan banyak peminat di PTN ini dan Cirebon sendiri akan mendapatkan pemasukan juga dari kemajuan ini. Purwokerto yang tidak sebesar Cirebon saja bisa menjadi salah satu sentra pendidikan Nasional di Indonesia ini, Cirebon pasti lebih bisa, dan peluangnya adalah dengan pembentukan PTN ini.
Soal minat keilmuan agama, saya kira sudah bisa diakomodir oleh STAIN, tinggal peningkatan kualitasnya saja, tidak perlu membentuk sekolah tinggi agama yang baru...
Saya harap keputusan ini bisa dirubah. saya sendiri sudah sangat berharap agar PTN Cakrabuana adalah PTN untuk ilmu-ilmu umum dibawah naungan DIKTI yang akan menjadi alternatif berharga bagi warga Cirebon dalam hal pemilihan pendidikan tinggi sehingga Cirebon tidak perlu lagi kehilangan orang-orang pintarnya karena kuliah di tempat orang lain..sangat menyedihkan..
salam,

Arief
pada 4 Jul 2009 10:48 :
Ngapain repot-repot..tuh UNSWAGATI aja jadikan negri tinggal poles sedikit jadilah PTN kebanggaan CIREBON!!!!








