2 Jun 2009 16:26 - Opic
Becak Wisata Bakal Warnai Pariwisata Cirebon
CIREBON : Untuk menarik para wisatawan semakin betah mengunjungi Cirebon, Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Cirebon akan menyediakan becak wisata yang akan mangkal di hotel-hotel, stasiun atau mal yang ada di kota Cirebon."Untuk sementara kami baru memesan sepuluh unit becak wisata dan baru akan diluncurkan pada tanggal 15 Juni mendatang. Kalau minat wisatawan terhadap becak ini bagus, maka kami akan tambah lagi unitnya, " kata Maman Sulaeman, Kabid Pariwisata Disporabudpar Kota Cirebon, Senin (1/5) kemarin.
Becak wisata tersebut, kata Maman berbeda dengan becak-becak yang sudah ada melainkan punya ciri khas tersendiri diantaranya mempunyai warna cerah dan dihiasi motif batik khas Cirebon.
"Becak wisata Cirebon ini rencananya akan dipatenkan sebagai kendaraan khas cirebon yang tidak boleh ditiru oleh pihak manapun," kata maman.
Berbeda dengan becak yang sering berseliweran di Kota Cirebon, becak wisata ini memiliki atap yang cembung dan lebih tinggi serta pada bagian spakboard roda dibuat cembung sehingga terlihat lebih besar dari becak biasa. Kekhasan lain becak wisata Cirebon ini, kata Maman terletak pada warna mulai badan hingga joknya berwarna merah. Sedangkan pada sisi kiri dan kanan serta senderan jok penumpang diberi lukisan batik khas cirebon yaitu mega mendung. (BC0-211)
Komentar
arief komarudin
pada 3 Jun 2009 23:14 :
jangan lupa pak kadispora, para tukang becak wisata ini dibekali juga dengan kemampuan bahasa inggris. selanjutnya, saya ingin mengusulkan, kalau bisa setiap warung atau kios rokok atau apapun-lah diberikan nuansa khusus khas cirebonan entah itu atapnya seperti pendopo yang ada di keraton, atau dicat/ hias dengan motif megamendung, singa barong, paksi nagaliman, kemudian berikan penghargaan kepada Tukang becak / pedagang yang tertib, santun dan berwawasan luas khususnya tentang pariwisata di cirebon. bila perlu diadakan seleksi untuk hal tersebut (seperti pemilihan Kacung-nok) mungkin...,
oya pak, sukur-sukur bisa berkoordinasi dengan pihak Dishub/ Polresta agar menata ulang jalur lalu-lintas yang ada di kota cirebon, saya melihat masih sangat semrawut sekali tuhh... selain itu, untuk mengembalikan cirebon seperti dulu yang pernah meraih adipura kencana, selayaknya dibuatkan PERDA LARANGAN MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN, didenda saja pak, hal ini juga berpengaruh terhadap wisatawan kan??? turis mana yang betah ketika diberbagai sudut kota ada banyak tumpukan sampah??? nyaman kah mereka??? tentu tidak !!! terus, di cirebon itu belum ada wisata olahraga, bisakah pihak pemkot melalui Dinas pariwisata pemuda dan olahraga membuatkan tempat wisata olahraga (olahraga rekreasi). sekian dan terima kasih.
salam dari kami,
Kesatuan Mahasiswa Olahraga Cirebon
Universitas Pendidikan Indonesia
oya pak, sukur-sukur bisa berkoordinasi dengan pihak Dishub/ Polresta agar menata ulang jalur lalu-lintas yang ada di kota cirebon, saya melihat masih sangat semrawut sekali tuhh... selain itu, untuk mengembalikan cirebon seperti dulu yang pernah meraih adipura kencana, selayaknya dibuatkan PERDA LARANGAN MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN, didenda saja pak, hal ini juga berpengaruh terhadap wisatawan kan??? turis mana yang betah ketika diberbagai sudut kota ada banyak tumpukan sampah??? nyaman kah mereka??? tentu tidak !!! terus, di cirebon itu belum ada wisata olahraga, bisakah pihak pemkot melalui Dinas pariwisata pemuda dan olahraga membuatkan tempat wisata olahraga (olahraga rekreasi). sekian dan terima kasih.
salam dari kami,
Kesatuan Mahasiswa Olahraga Cirebon
Universitas Pendidikan Indonesia

Dado
pada 2 Aug 2009 21:49 :
saya sangat mendukung sekali terutama untuk tujuan wisata. Mudah-mudahan dengan adanya program becak wisata turis makin meningkat. Dan pengemis semakin semakin kurang

A Djhoshef
pada 8 Sep 2009 16:52 :
alhamdullilah semakin lengkap rasanya sarana dan prasarana di kota udang ini. jelas saya sangat setuju atas ide gagasan cemerlang yang dikemas rapih oleh dinas pariwisata setempat. saya berharap di suatu saat kota cirebon menjadi tourism center atau pusat daripada pelancong domestic maupun manca, saya berkeyakinan cirebon bisa seperti bali, insya allah asalkan ada kemauan untuk bangkit niscaya kemudahan akan didapat. maju terus pariwisata kota cirebon! NB From : Djhoshef I Mahasiswa Universitas Padjadjaran Bdg. Jurusan Usaha Perjalanan wisata (UPW).

thole
pada 5 Dec 2009 18:10 :
Ide sudah bagus..cuman berkaca dari kebijakan-kebijakan sebelumnya tanpa didukung semua pihak semuanya akan hanya jalan ditempat dan kadang malah bubar jalan gak ada bekasnya...Maaf saya orang dari luar kota Cirebon kesan saya sewaktu pertama kali datang ke Cirebon adalah:1.SEMRAWUT, sebagai kota yang katanya pernah meraih adipura tapi kok jorok disana dan disini,saya merasakan bekas-bekas penataan kota cirebon sewaktu mendapat adipura itu masih ada, tapi karena tidak terawat semua jadi kelihatan kumuh..ini menandakan tidak adanya rasa menjaga,menghargai apa yang telah dibangun.
2. Lalu lintas di Cirebon juga SEMRAWUT...gmn nih dishub dan pak polisi masa pake gak pake helm di tengah kota gak ditilang, masa pake knalpot gembar gembor gak ditilang, masa lampu merah disetting menyala dua arah berbarengan, lucu dan lucu dan hanya ada di cirebon..tukang becak dibiarkan seenaknya ambil jalur mau berlawanan arah kek ato searah kek, itu terserah mereka..aneh..begitu pula dengan angkot ...wuh..tambah payah.
3. Aset budaya di kota ini tak dihargai...lihat KRATON ...hanya di cirebon Kraton penuh dengan sarang laba-laba, kecoa, genteng bocor...bahkan di depan kraton kasepuhan sungainya banyak sampah, bau...weks...mana ada turis yang betah..yang ada hanya satu pendapat mereka ketika datang yaitu PRIHATIN. Gak setali tiga uang Kraton Kanoman...xixixixi kraton apa Pasar tuh...belom lagi kalo ujan..jalannya becek...berlobang ..apa enak naik becak di situ..?
Whoiiii..APARAT Cirebon bangun adri tidurmu..kota ini sebenarnya kota yang INDAH...cuma kalian gak peduli akan keindahan kota ini...yang kalian pedulikan hanya perut kalian..

2. Lalu lintas di Cirebon juga SEMRAWUT...gmn nih dishub dan pak polisi masa pake gak pake helm di tengah kota gak ditilang, masa pake knalpot gembar gembor gak ditilang, masa lampu merah disetting menyala dua arah berbarengan, lucu dan lucu dan hanya ada di cirebon..tukang becak dibiarkan seenaknya ambil jalur mau berlawanan arah kek ato searah kek, itu terserah mereka..aneh..begitu pula dengan angkot ...wuh..tambah payah.
3. Aset budaya di kota ini tak dihargai...lihat KRATON ...hanya di cirebon Kraton penuh dengan sarang laba-laba, kecoa, genteng bocor...bahkan di depan kraton kasepuhan sungainya banyak sampah, bau...weks...mana ada turis yang betah..yang ada hanya satu pendapat mereka ketika datang yaitu PRIHATIN. Gak setali tiga uang Kraton Kanoman...xixixixi kraton apa Pasar tuh...belom lagi kalo ujan..jalannya becek...berlobang ..apa enak naik becak di situ..?
Whoiiii..APARAT Cirebon bangun adri tidurmu..kota ini sebenarnya kota yang INDAH...cuma kalian gak peduli akan keindahan kota ini...yang kalian pedulikan hanya perut kalian..








